23 November 2008

Syukur

. 23 November 2008

Aku tak selalu mendapatkan apa yang kusukai oleh karena itu aku selalu menyukai apapun yang aku dapatkan. Kata-kata tersebut merupakan wujud syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tentram dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.

Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh dan mulai bersyukur. Dan ada cerita lainnya yaitu mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia. Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab: saya mempunyai 2 anak laki-laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup di tanah seberang. Kalau berhasil selamat, saya sangat berbahagia karena dapat berjumpa dengan anak ke 2 saya. Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan bahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya disurga. Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan. Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan?

Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru, karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu. Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih, kerena itu kamu telah membuat suatu perbedaan. Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat, karena itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga. Dengan rasa bersyukur dapat mengubah hal negatif menjadi positif.

 
Fahmi Azzam is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com